KESAKSIAN PARA PELAYAN TUHAN, PESERTA WORKSHOP TRUE LOVE WAITS INDONESIA. Surabaya, 27-28 Januari 2015

  Pdt. Johny Piter Hotan (PPA Kupang NTT) 

Workshop TLW ini sangat baru bagi saya, saya telah banyak mengikuti seminar tentang bahaya seksual terhadap anak remaja dan pemuda. Namun akhirnya saya begitu kaget setelah saya mengikuti sesi-sesi TLW dan saya sadar bahwa materi TLW ini sangat berbeda dari yang lain dan sangat power full. Prinsipnya adalah mengajarkan kekudusan tanpa terkesan menggurui. Hal ini jelas membuat TLW berbeda dengan yang lain. Hal yang luar biasa adalah bagaimana kita mengajar anak remaja untuk sadar dan mengambil komitmen dalam menahan diri keperjakaan/keperawanan sampai waktunya menikah. Saya bertekat untuk mengajarkannya secara kontinu kepada anak-anak di tempat saya, menolong, mendampingi mereka untuk berani mengambil keputusan menjaga diri terhadap bahaya seksual sejak dini. Tuhan menolong kita semua dan generasi kita dapat dibawa kepada Tuhan. Terima kasih dan Tuhan Yesus berkati.

Marsidi (PESAT Jakarta) 

Saya bersyukur kepada Tuhan karena saya diikutkan oleh pesat untuk mengikuti Workshop True Love Waits Indonesia. Workshop ini membuat saya mendapatkan banyak pemahaman tentang kehidupan remaja yang berkaitan dengan seksualitas. Saya semakin tahu lebih detail tentang cara penanganan terhadap remaja dalam perkembangan seksualitas tanpa menggurui mereka. Sebenarnya kejatuhan remaja dalam hal seks, tidak semuanya karena kesalahan remaja semata, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh faktor keluarga, pergaulan, lingkungan yang tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka sehingga mereka mencari kesenangan di luar. Saya juga mendapatkan materi tentang dampak media terhadap perilaku seksualitas, kita diajarkan dengan jelas kepada siapa kita memberikan cinta dan bagaimana caranya kita melewati masa itu dengan kemurnian hati dan cinta kita. Saya harus menjadi mediator atau penghubung antara remaja dan Tuhan dan hal ini merupakan sesuatu atau pelayanan yang menantang. Terima kasih TLW. God bless

Johanis Khrist Hae (PPA Kupang NTT)

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena oleh anugerahNya maka saya bisa mengikuti workshop TLW    walaupun dalam kondisi yang kurang sehat. Workshop ini membuat saya mendapatkan pengetahuan baru tentang pelayanan remaja yang efektif di gereja maupun di PPA kami. Saya juga sangat menyukai metode dan cara pendekatan TLW untuk melayani anak-anak remaja dengan bahasa cintanya masing-masing. Materi-materinya cukup mudah dipahami dan bisa dikembangakan sesuai dengan konteks remaja setempat, apalgi di Kupang banyak anak remaja yang mengharapkan pendampingan kita. TLW menjadi mitra kami di Kupang, mari kita bergandengan tangan untuk memenangakan generasi ini bagi Indonesia dan terutama bagi kemuliaan Tuhan. Saya mengucapkan terima kasih banyak buat Tim TLW yang telah memperlangkapi kami selama tiga hari ini. Tuhan memberkati kita semua.

Adrianus Imanuel Sole (PPA Kupang NTT)

Saya sangat diberkati dengan workshop TLW ini karena pemaparan semua materinya sesuai denga realita yang terjadi pada remaja saat ini. Saya selaku mentor di PPA, pelatih sepak bola, saya menyadari akan kebutuhan para remaja, tetapi apa yang dapat saya perbuat agar dapat menyelamatkan remaja dari seks bebas? Namun hari ini saya mau katakan bahwa saya sudah temukan caranya melalui materi TLW, membukakan tahap demi tahap untuk melayani remaja tentang seks yang kudus. Sekarang saya telah siap untuk menjadi penyalur berkat Tuhan dengan materi TLW, seks tidak boleh ditabuhkan lagi karena semua hal tabuh itu dapat merusak  dan marilah kita bersama menyelamatkan generasi muda. Terima kasih Tuhan, terima kasih TLW dan sukses selalu.

Tuty Efendy (SAAT Malang)

Workshop TLW semakin membukakan bahwa saya tidak bisa tinggal diam melihat generasi muda yang semakin terjerumus dalam pergaulan bebas. Mereka tidak menegerti, jikalau tidak ada orang yang membimbing mereka tentang seks yang benar. Oleh sebab itu setelah mengikuti workshop TLW ini maka saya memutuskan untuk : 1. Membimbing para pasangan muda untuk tidak malu-malu membicarakan seks, dan terbuka kepada anak-anak mereka.  2. Menyampaikan materi TLW ini kepada para remaja.

Inggriani Christine (Gereja GII Hok Im Tong Bandung)

Workshp True Love Waits ini memperlengkapi saya untuk menyampaikan sex education kepada anak-anak. Materi yang disampaikan ini sangat baik, bukan hanya tentang caranya yang tidak menggurui, tetapi juga esensi, nilai dasar yang menjadi alasan mengapa harus menjaga kekudusan seks. Materi TLW ini tidak hanya untuk dibawa pulang, tetapi saya akan bagikan dalam pelayanan di gereja dan juga buat saya secara pribadi. Saya diingatkan untuk menjaga kekudusan hidup saya. Terima kasih untuk panitia dan tim TLW yang terus berjuang menjalankan pelayanan ini. Saya perlu meneladani perjuangan saudar/i. Tuhan Yesus memberkati.

Mariani Matelda Takaeb (GKPI Citeureup Bogor)

Banyak hal yang saya dapatkan dari workshop TLW ini, yaitu ada hal-hal menarik, baru tentang apa ituTru Love Waits. TLW ini adalah alat Tuhan untuk dapat menyadarkan kita akan pentingnya melayani anak remaja tentang menjaga kekudusan hidup, termasuk di gereja saya. Sungguh mengenal TLW adalah anugerah, mengikuti WS TLW membangkitkan semangat, dan memiliki kesemapatan untuk berpartisipasi dalam WS TLW merupakan suatu kebehagiaan tersendiri. Saya mengucapkan terima kasih banyak.

Cecep Budi Utomo (Yayasan Pelita Bangsa Jogyakarta)

Banyak hal yang saya dapatkan dari Workshop TLW, terutama tentang pengaruh media terhadap perilaku anak remaja (cinta dan seks). Materi ini bisa memperlengkapi pelayanan saya di dalam gereja (khusus untuk pelajar dan mahasiswa), dan juga materi untuk penyuluhan ke sekolah-sekolah, baik di Jogyakarta maupun di luar Kota Jogya. Ini adalah renacana Tuhan yang telah mempertemukan kami dengan TLW sehingga kami bisa diperlengkapi dalam setiap pelayanan yang ada, khususnya untuk anak muda. Biarlah kami dan TLW bisa berjejaring untuk menyelamatkan generasi bangsa ini lewat “GEREKAN KEKUDUSAN.” Tuihan berkati.

Pdt.Alexander Mutu, S.Th ( GKII Marantha Sumba Timur NTT)

Saya bersyukur sekali karena bisa mengikuti Workshop TLW ini, ternyata saya banyak mengerti  tentang cara untuk mengajarkan sesksual yang benar atau kudus kepada anak remaja tanpa harus menggurui mereka. Dan juga dalam hal menjaga kekudusan pasangan saya adalah hal yang sangat berharga. Saya dapat menemukan kebenaran penting ini bagi setiap orang untuk menyenangkan hati Tuhan. Hal penting lainnya adalah bagaimana memutuskan rantai dosa seksual dan mempertobatkan banyak remaja dan pemuda untuk hidup kudus. Dengan demikian maka saya sangat bersyukur sekali dengan WS TLW ini, saya juga berharap agar suatu saat saya bisa menjadi trainer TLW dengan berbagai kreatifitas  yang Tuhan anugerahkan. Saya tetap ingat TLW: JAGA DIRI, HIDUP KUDUS, UNTUK TUHAN, YES!

Delfi Toh (PPA Kupang NTT)

Saya sangat bersyukur karena Tuhan membawa saya untuk mengikuti Workshop TLW. Banyak hal yang saya dapatkan dari pelajaran TLW, salah satunya adalah bagaimana caranya kita membimbing anak-anak didik kita untuk menjaga kekudusan tubuh mereka tanpa terkesan menggurui. Kita juga bisa menjadi pendamping yang baik dan tidak menghakimi mereka ketika mereka sudah jatuh dalam dosa seks, dengan penuh kasih kita harus mengarahkan mereka sesuai dengan firman Tuhan  karena semua orang telah berbuat dosa. Saya berdoa agar pelayanan TLW semakin meluas, semakin diberkati dan menyelamatkan generasi ini untuk kemuliaan Tuhan. Tolong doakan saya juga agar dapat berbagi materi ini dengan teman-teman sepelayanan untuk membimbin anak-anak binaan kami. Terima kasih Tim TLW dan Tuhan Yesus berkati kita semua.

Dwijanto Sofian Hadi (Gereja Utusan Pentakosta Lumajang)

Banyak hal baru yang saya dapatkan dalam workshop TLW ini, meskipun saya suda beberapa kali mengikuti seminar yang sama, tetapi lewat TLW maka saya lebih mengerti secara jelas apa yang menjadi kebutuhan remaja pemuda saat ini dengan melihat kondisi dan latar belakang mereka. Terima kasih banyak buat seminar ini, saya berharap ada pertemuan lagi dengan TLW pada bulan depan atau tahun yang akan datang. Tuhan Yesus memberkati.

Elia Budiwijono (Sekolah Kristen Tritunggal Semarang)

Memang tidak mudah menghadapi remaja sebab kita lebih muda memarahi dan menilai mereka kurang baik atas perlakuan, sikap, dan pertanyaan-pertanyaan mereka tentang seks karena kita menganggap bahwa hal itu kurang pantas karena baru berusia remaja. Namun akhirnya TLW memberikan kesadaran tentang pentingnya mengetahui kebutuhan-kebutuhan dibalik sikap, perilaku atau pertanyaan-pertanyaan dari mereka. Di sini dibutuhkan hati yang sungguh-sungguh atau serius dalam menghadapi remaja. Terima kasih TLW karena telah menjadi alat Tuhan untuk memotivasi saya kembali yang sebelumnya saya bingung karena tidak tahu harus bagaimana dalam menangani remaja.

Alex Tampubolon S.Th, M.Psi (Sekolah Kristen Cita Hati Surabaya)

Workshop TLW yang sederhana, praktis dan aplikatif. Jika anda ingin para remaja mendengarkan anda maka anda wajib mengetahui dan mengikuti worksop TLW ini.

Desy A. Sitaniapessy (PPA Sumba Timur NTT 

Saya yakin bahwa saya mengikuti workshop TLW ini karena ada maksud Tuhan didalamnya karena Tuhan inginkan saya menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk melayani adik-adik yang ada di Sumba. Saya merasa ini tugas yang cukup berat karena harus berhdapan dengan pengaruh media, lingkungan, sahabat-sahabat yang salah, tetapi saya yakin bahwa melalui materi TLW ini maka dapat memperlengkapi saya dan dengan hikmat Tuhan maka Tuhan menyertai saya dalam pelayanan. Betapa pentingnya kesucian hidup anak-anak Sumba untuk meraih masa depan yang indah. Materi TLW semakin membuka mata saya bahwa ini tanggung jawab yang harus segera saya kerjakan bersama dengan gereja, orang tua, dan semua elemen yang terkait di dalamnya.

Yuliana Saekoko, S.Pdk (PPA Soe NTT)

Awalnya saya pikir workshop ini biasa-biasa saja, tetapi ternyata setelah saya mengikuti workshop TLW ini maka saya sangat diberkati karena ada hal-hal yang luar biasa yang saya dapatkan. Inilah yang membuat TLW berbeda dengan yang lain yang pernah, bahkan sering saya ikuti. Penyajian materinya sangat luar biasa, dahsyat menerobos fenomena yang kian menjamur hari demi hari dikalangan remaja-pemuda, yaitu masalah seks bebas. Metodenya istimewa karena mengajarkan anak-anak tentang perilaku dan free sex tanpa terkesan menggurui. Semua materi ini sebagai bahan yang baik untuk saya ajarkan kepada anak-anak PPA berusia remaja dan juga sebagai pedoman bagi kehidupan saya. Banyak remaja dapat terselamatkan dari jebakan dosa seks. Terima kasih TLW, semoga menjadi berkat bagi banyak orang. TYB.

Iklan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s