KESAKSIAN GURU SEKOLAH EBEN HAEZAR MANADO, PESERTA WORKSHOP TRUE LOVE WAITS INDONESIA. Manado, 1-2 Agustus 2014

Louise R. Febriana, S.Th, S.Pd.K ( Guru SMP)

Saya sangat bersyukur ada workshop TLW Indonesia ini karena saya sedang bergumul tentang tanggung jawab baru sebagai wali kelas. Sebenarnya saya menolak dalam hati karena bingung apa yang bisa saya jadikan sebagai kenangan terindah buat anak-anak. Saya merasa tidak mampu membimbing mereka, saya berdoa supaya Tuhan memampukan dan memperlengkapi saya. Akhirnya materi TLW sungguh memperlengkapi saya , khususnya tentang pendidikan seks bagi remaja. Setidaknya ketika materi ini dibagikan bagi anak-anak maka saya dapat mengambil bagian dalam hidup mereka , khususnya mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa badai yang pasti mereka alami. Saya juga diberkati dengan kisah-kisah nyata yang disampaikan pembicara karena menolong saya mendapatkan lebih banyak bahan yang dapat dijadikan media dalam menguatkan anak-anak

Ferry Lumantak ( Guru SD) 

Puji Tuhan karena anugerahNya sehingga saya bisa ikut workshop TLW ini. Materinya adalah jawaban atas pergumulan saya di mana banyak orang yang peduli terhadap pergaulan remaja. Terkadang kami kesulitan menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan seksualitas kepada remaja. Namun lewat workshop ini maka kami mulai memahami cara atau metode yang tepat/pas untuk menolong anak remaja. Harapannya acara ini ada follow upnya. Terima kasih TLW.

Rolly Tumurang, S.Pd.K ( Guru SD ) 

Dengan mengikuti workshop TLW ini maka membuat saya diperkuat dan diperjelas lagi tentang arti cinta sejati. Menunggu waktu Tuhan yang tepat untuk si dia yang spesial Tuhan sediakan buat saya. Sayapun memiliki kerinduan untuk melayani anak-anak muda yang dalam kehidupan mereka sedang mencari jati dirinya agar tidak tersesat dalam konsep cinta yang salah. Terima kasih TLW, Tuhan memberkati pelayananmu.

Marie L. Pandey ( Gembala Sekolah Eben Haezar) 

 Ketua Yayasan Eben Haezar telah mengetahui berbagai komentar dari peserta yang mengikuti workshop TLW bahwa materinya bagus. Kemudian ketua Yayasan menyampaikan komentar-komentar tersebut kepada saya selaku gembala sekolah di Yayasan Eben Haezar ini. Saya mulai tergerak bahwa materi TLW sangat dibutuhkan, apalagi menyangkut dengan kegiatan pendidikan para siswa. Setelah diadakan workshop ini maka sangat memberkati saya dan dibekali untuk melayani Tuhan di dalam keluarga, gereja dan di yayasan ini.

Emiliya Doranggi, S.Pak ( Guru TK)  

Syukur kepada Tuhan karena bisa diperlengkapi dengan materi TLW. Bahannya sederhana, menarik, menyenangkan dan amat sangat dalam inti ajaran firman Tuhannya. Pembicara menguasai materi dan penyampaiannya tidak menggurui membuat saya disadarkan kembali dan diteguhkan untuk mencari anak-anak remaja menjadi teman, sahabat bagi mereka agar tidak menjadi generasi yang terhilang. Thanks buat Ibu Daisy, Bapak Steffen dan Bapak Butje. Tuhan memberkati kalian semua.

Mercy Waney, S.Th ( Guru SMA) 

Workshop TLW membuat saya mendapati bahwa betapa pentingnya mengajarkan atau menyampaikan kepada remaja tentang bagaimana menjaga kekudusan hidup dengan cara, metode yang menarik, efektif dan yang paling penting sesuai Firman Tuhan. Pengajaran ini harus diseriusi dan ditindak lanjuti selaku seorang guru. Saya mendapatkan banyak hal, baik itu pengetahuan maupun pemahaman tentang seks yang benar. Kegiatan ini memotivasi dan menguatkan saya secara pribadi untuk menjaga kehidupan rumah tangga, keluarga saya dengan sungguh-sungguh di hadapan Tuhan. Terima kasih untuk Tim True Love Waits Indonesia Ibu Daisy, Bapak Steffen dan Bapak Butje, yang telah memberikan materinya. Tuhan Yesus memberkati setiap harapan dan kerinduan dalam pelayanan dan kehidupan keluarga masing-masing. Doakan juga pelayanan kami bagi anak-anak sekolah di Eben Haezar.

Esther Ticoalu ( Guru SMA) 

Puji Tuhan karena saya boleh mengikuti workshop TLW ini karena menambah wawasan dan pengetahuan saya, serta membuat konsep tentang rumah tangga saya dan saya secara pribadi lebih ditumbuhkembangkan. Termasuk masalah anak-anak remaja di gereja maupun di sekolah. Saya bersyukur kepada Tuhan Yesus karena mengirimkan pembicara yang bisa membuat saya mawas diri terhadap pengaruh seks bebas, keluarga dan anak-anak saya. Saya betah di sekolah ini karena mengasihi anak-anak, apalagi yang sedang bermasalah. Dengan pelatihan ini maka membuat saya lebih kuat untuk berdiri menjaga dan menghadapi apapun terutama tentang seks.

Meyko Lahamendu ( Guru SMP)

Workshop TLW ini menyajikan materi yang sangat tepat dengan kebutuhan remaja saat ini. Materinya jelas, menarik menolong saya sebagai guru agar dapat menolong remaja yang hidup dalam dunia yang penuh tantangan. Bahkan menolong saya sebagai orang tua untuk menolong anak saya sehingga mereka dapat menghargai dan menjaga kekudusan hidup sebagai anak-anak Tuhan.

Anita Juliet Tahitu, S.Th (Guru SD) 

Saya bersyukur kepada Tuhan yang membentuk pelayanan TLW Indonesia ini karena inilah kebutuhan saya. Di mana saya memiliki ketakutan tentang bagaimana caranya menjelaskan tentang seks kepada anak-anak saya yang masih kecil. Apalagi mengingat mereka tinggal di Manado dengan keadaan lingkungan yang sangat bebas. Saya juga memuji Tuhan karena pada akhirnya saya mengerti tentang 5 bahasa kasih yang sangat menolong saya untuk memahami pasangan dan orang lain. Lebih dari itu, Tuhan memberikan kesempatan terindah bagi saya untuk dapat dilatih dan menjadi berkat bagi peserta didik. Terima kasih banyak buat Ibu Daisy dan Tim TLW, kalian ada dihati dan doa kami.

Stefanus Astono, S.Th (Guru SD) 

Saya sangat diberkati melalui seminar TLW ini di mana saya sudah lama merindukan pelayanan seperti ini ada di Manado karena kondisi dan situasi di sini sungguh sangat membutuhkan pelayanan seperti ini. TLW dapat membuka pemahaman tentang seks yang benar sehingga dapat menolong remaja, pemuda di Manado dari kehancuran moral.

Elke Jeane Rorimpandei, S.Pd.K (Gembala SMP) 

Sebelum mengikut workshop TLW, saya sudah memiliki wawasan tentang pendidikan seks melalui media cetak, elktronik, tetapi yang menjadi persoalannya adalah bagaimana memulai membicarakannya. Akhirnya yang terjadi dalam pelayanan, kita hanya sampaikan sebatas teori tanpa adanya latihan lapangan maupun tanpa adanya bimbingan atau pendampingan. Namun setelah saya mengikuti workshop TLW ini maka saya merasa metode TLW itu sangat baik, terstruktur sehingga menolong saya untuk masuk dalam dunai remaja dengan pendekatan yang memudakan saya untuk mengajarkan anak remaja tentang pendidikan seks yang benar. Setelah kegiatan ini maka saya ingin melayani anak-anak SMP, anak-anak di gereja supaya mereka tidak terjerumus kedalam dosa sebagaimana yang sudah didapatkan dalam materi ini. Thanks bangat Tim TLW untuk memberkati dunia. Amin.

Lidya Rau, S,Si-Teol (Guru SMA) 

Saya sangat senang dengan workshop TLW ini karena ada banyak hal baru yang saya dapatkan. Baik itu dari materi, metodenya maupun alat-alat peraga yang digunakan. Materi ini bisa membantu saya dalam mengajar siswa berkaitan dengan tema pacaran dan sangat membantu saya juga kelak untuk mengajarkannya kepada anak-anak saya.

Julius Wahani, S.Th (Gembala SMA)  

Kami bersyukur kepada Tuhan Yesus melalui Workshop TLW ini, komitmen tentang kekudusan dalam peribadahan semakin diteguhkan. Hal ini sangat menolong saya sebagai hamba Tuhan (gembala SMA) untuk membimbing para siswa dan anak muda yang Tuhan percayakan kepada saya layani agar mereka dapat hidup dalam kekudusan seksual. Mengingat mayoritas anak-anak muda zaman ini cenderung dan sudah jatuh dalam dosa seksual. Saya bersyukur karena melihat dan memiliki pendekatan dari workshop ini untuk penginjilan memenangkan sebanyak mungkin kaum muda bagi Tuhan Yesus.

Fine Damal (Guru SMP) 

Workshop TLW ini semakin memberi kepada saya pencerahan, secara khusus dalam metode, sistimatika materi dan pendalaman materi yang selama ini saya pernah baca dari beberapa buku. Memberikan pemahaman yang mendalam tentang menjangkau anak-anak muda untuk hidup dalam kekudusan seksual. Ini berkat yang luar biasa sehingga wajib saya bagikan kepada suami, anak-anak, cucu, keponakan dan juga anak-anak baptis saya.

Jemmy James Jermias (Kepsek SMA)  

 Saya banyak tahu tentang permasalahan seksual dikalangan remaja, khususnya di sekolah dan saya mencoba berjuang semampu saya untuk menangani masalah ini, tetapi ternyata tidaklah mudah. Namun setelah saya mengikuti workshop TLW ini maka saya semakin dilengkapi, saya mendapat banyak bahan, informasi dan metode yang sangat penting dan sangat berguna. Saya menjadi semakin percaya diri dan berkomitmen untuk lebih sungguh-sungguh membantu dan menolong para remaja agar tidak terjerumus dalam free sex. Terima kasih TLW Indonesia. God bless.

Reni Sigarlaki, S,Psi (Guru SMP) 

Bayank hal yang saya dapatkan dari workshop TLW dan hal ini membuat saya menyadari bahwa ada hal-hal yang terjadi di dekat kita namun terkadang kita menutup mata dengan semua itu dan salah satunya adalah tentang seks. Saya berjanji untuk membagikan semua yang saya dapatkan dari materi TLW kepada teman-teman, remaja saya agar mereka dapat hidup kudus dan taat pada Tuhan. Yang pasti selama workshop dua hari ini memberikan pengalaman yang luar biasa, meskipun pada awalnya saya tidak terlalu tertarik untuk ikut workshop. Namun ternyata ada banyak pelajaran yang saya dapatkan dan saya yakin Tuhan Yesus pasti menolong saya untuk memahami setiap materi yang ada. Puji Tuhan buat materi TLW yang luar biasa dan juiga buat kakak-kakak yang luar biasa juga dipakai Tuhan dalam melayani di TLW. Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati.

Lusinda W.M Bokong, S,Psi (Guru SMA)  

Saya beberapa kali ikut seminar atau workshop tentang cinta, tetap puji Tuhan lewat workshop TLW ini maka saya lebih banyak diperlengkapi. TLW ini dapat membantu tugas saya untuk membimbing siswa/i yang ada di sekolah. Memberikan juga pemahaman-pemahaman yang benar di dalam kehidupan rumah tangga, khususnya dalam hubungan dengan suami saya. Banhkan membantu saya mendidik anak-anak saya dalam menghadapi masa depannya.

Yulyarta Perwati, S,Psi (Guru SMA)

Saat-saat seperti inilah yang saya harapkan dapat mengikuti workshop TLW karena di dalam workshop ini kami sebagai tenaga pendidik sangat dibekali sesuai dengan trend hidup anak muda masa kini. Kami dapat memberikan asupan kepada remaja yang sesuai dengan Firman Tuhan sehingga dapat menjadi perpanjangan tangan TLW untuk menyelamatkan generasi kita saat ini dari hal dan perbuatan yang salah. Kami juga diajarkan untuk berkomitmen di hadapan Tuhan untuk hidup dalam kekudusan agar kami dapat menjadi role model bagi anak didik dan seluruh anak remaja yang kami jumpai. Saya yakin dan percaya dengan hati yang mau melayani dengan sungguh-sungguh maka Tuhan akan menolong saya mengajarkan materi TLW ini kepada remaja dan pemuda. Saya juga berharap agar bisa mendapatkan seorang AP yang berkenan dan berkualitas di hadapan Tuhan sehingga dapat selalu mengingatkan komitmen saya. Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati.

Iklan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s