KESAKSIAN MAHASISWA/I STTIAA PACET PESERTA WORKSHOP TRUE LOVE WAITS INDONESIA. Pacet, 27 Maret 2014

Selvi Yanti Waruwu

Saya bersyukur karena Tuhan mengijinkan saya untuk mengikuti Workshop True Love Waits Indonesia. Jujur ini adalah pergumulan saya secara pribadi di mana saya harus belajar menanti cinta sejati dalam dunia yang bisa dikatakan sulit untuk mendapatkannya. Impian dan harapan akan cinta yang sesungguhnya menjadi bagian dari hidup saya. Cinta sejati adalah bagian dari kebutuhan setiap manusia karena cinta itu membutuhkan ketertarikan, penerimaan, cinta, kesetiaan dan pengampunan. Pertam-tama kita memberikan cinta kepada Tuhan yang adalah sumber cinta itu sendiri. Cinta sejati adalah ketika saya bisa menjaga hidup saya didalam kekudusan dan cinta itu berawal dari kata sabar atau menanti dan juga diakhiri dengan kata sabar menanggung segala sesuatu dan cinta yang menunggu waktu yang tepat.

Ermina Larosa

Saya bersyukur karena boleh mengikuti Workshop TLW yang bisa mengubah konsep pikiran saya tentang cinta sejati selama ini. Ternyata apa yang saya pikirkan, bahkan cara berpacaran saya pun tidak mencerminkan adanya cinta sejati. Masih banyak hal yang saya harus perbaiki dalam saya berpacaran karena keegoisan, kesombongan dan menganggap diri sudah benar. Namun workshop ini banyak mengubah konsep saya tentang kebutuhan cinta, bahasa kasih yang sebelumnya terjadi kesalahpahaman, pertengakaran karena tidak saling memahami tentang bahasa kasihnya pasangan dan juga kepada siapa seharusnya kita menunjukkan cinta itu.

Tri Wirdayanti Larosa

Saya sangat diberkati dengan pembinaan ini, cinta sejati itu sangat penting, tetapi memang sulit karena harus rela menunggu sekali didapatkan pada zaman postmoderen ini. Ketika seorang pemuda yang memiliki konsep yang salah dalam menjalin hubungan maka pandangan tentang konsep cinta itu akan salah sehingga cinta sejati tidak akan mampu dicapai. Saya juga baru mengerti tentang bahasa kasih yang saya miliki, saya akan menyalurkannya kepada orang lain dan saya juga mencoba memahami bahasa kasih yang dimiliki orang lain. Saya sangat bersyukur karena lewat seminar ini saya terus diingatkan betapa pentingnya kekudusan seks. Saya ingin membagikan materi ini, pengalaman ini kepada orang lain dan saya berharap True Love Waits tidak berhenti sampai disini, tetapi bisa menjangkau Pulau Nias karena disana pergaulan remaja Kristen mulai tidak terkontrol lagi. Terima kasih. Gbu.

Yulia Eunike Bang

Saya sangat diberkati dari Workshop True Love Waits karena sungguh merupakan suatu hal yang sangat berguna bagi saya dalam pelayanan. Saya diberkati dari sesi demi sesi workshop, yaitu menolong saya dalam berpacaran, membatasi diri dari hal yang tidak baik, cinta Tuhan dalam percintaan dan saya dapat menolong saudara-saudara saya yang masih remaja. Memperlengkapi saya dalam pelayanan dikalangan remaja dan pemuda, bahkan orang dewasa dengan membangun konsep yang benar tentang cinta, pacaran dan seks. Berserah sepenuhnya kepada Tuhan sebab hari ini saya belum mengalami hal demikian, tetapi mungkin suatu saat saya bisa saja mengalami cobaan. Tetap bersandar kepada Tuhan dan berani mengatakan tidak pada perbuatan dosa. Ini komitmen saya, saya rindu suatu saat True Love Waits dapat datang ke Alor NTT untuk mengadakan workshop seperti ini. Doakan kerinduan ini. Tuhan Yesus memberkati pelayanan True Love Waits.

Feberlina Lombu

Workshop True Love Waits Indonesia dari sesi pertama sampai dengan sesi terakhir sangat memberkati saya. Di mana memberikan kepada saya konsep yang benar tentang cinta sejati atau cinta yang sesungguhnya. Ada beberapa konsep saya yang salah dalam memahami cinta yang sesungguhnya, akan tetapi hari ini saya sudah mendapatkan jawaban yang benar tentang pergumulan cinta itu. Cinta sejati didasari takut akan Tuhan dan menjaga seks kudus untuk pernikahan. Jadi saya harus sabar menunggu cinta sejati itu yang datangnya dari Tuhan.

Ameria Zega

Dengan mengikuti Workshop TLW ini maka saya dapat memiliki satu pemahaman yang benar dalam menjalin hubungan yang baik dan benar dengan orang yang saya cintai. Cinta sejati memiliki komitmen yang benar, cinta yang mau menerima, bersabar, tidak sombong, tidak memegahkan diri, tidak mencari untung, percaya Tuhan dan seterusnya yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Pemahaman yang salah tentang pengertian cinta dan seks akan membawa kepada kehancuran masa depan. Namun lewat workshop ini maka saya semakin mengerti bahwa pengaruh dunia ini jahat sehingga harus menjaga kekudusan hidup, mencintai dari hati dan bukan dari bibir karena itu adalah anugerah yang diberikan oleh Tuhan untuk mencintai orang lain, keluarga, diri sendiri, pasangan hidup masa depan, anak masa depan dan terlebih untuk Tuhan. Amin. Gbu

Yetsida Rambu Tamar

Saya sangat diberkati dengan Workshop True Love Waits Indoensia, mungkin orang bisa melihat, menilai saya sebagai Mahasiswa Teologia yang sangat mengerti tentang cinta, tetapi justru lewat workshop ini baru saya mulai memahami apa itu cinta sejati. Cinta sejati itu menunggu waktu yang tepat, pasti saling percaya dan tidak meneror pacar dengan berbagai macam kecemburuan. Cinta sejati pasti saling menerima dan saling memperlengkapi dengan masing-masing kelebihan yang ada dan seterusnya. Hal yang saya harapkan dari pacar saya adalah mencintai saya dengan segala kekurangan saya dan memperlengkapi saya dengan segala kelebihannya.

Winda Suta

Saya secara pribadi sangat bersyukur dan terberkati dengan kehadiran TLW Indonesia yang telah memaparkan dan menjelaskan secara detail materinya sehingga mudah dimengerti. Saya sekarang memahami tentang cinta yang benar dan memberi batasan dalam membangun hubungan dengan lawan jenis agar dapat terjaga dengan baik. Cinta adalah naugerah dari Tuhan dan sekspun diciptakan oleh Tuhan dengan kekudusan sehingga sayapun harus menjaga kekudusan hidup saya. Lewat Workshop TLW ini maka saya berani untuk mengatakan tidak pada seks di luar nikah karena saya cinta Tuhan dan ini merupakan komitmen saya dihadapan Tuhan.

Yekholya Tamahiwu

Seringkali saya bergaul dengan teman yang tidak baik sehingga terkadang saya ikut arus mereka. Hari ini saya diberkati sekali dengan Workshop TLW ini, hidup kudus, menjaga hidup kudus itu sangat penting di hadapan Tuhan dan sebagai anak muda saya tidak mau menyia-nyiakan hidup saya sebab saya ingin hidup kudus. Berbagai materi yang disampaikan sangat menyentuh hati dan pikiran saya. Di mana saya harus memiliki cinta yang lebih utama kepada Tuhan, harus memiliki konsep cinta yang benar karena seringkali saya memiliki konsep cinta yang salah kepada orang lain sehingga merugikan diri sendiri. Melalui Workshop ini saya diingatkan untuk tidak memiliki konsep yang salah atau menjalani masa muda saya dengan sia-sia dan tidak kudus. Saya ingin menjalani hidup saya dengan kudus bersama Tuhan karena saya takut dan tidak ingin masa depan saya hancur. Inilah komitmen saya di hadapan Tuhan agar Tuhan membuat saya tetap hidup kudus untuk dipersembahkan kepada Tuhan. God Bless Me.

Fitje Antoneta Amalo

Saya sangat diberkati dengan Workshop TLW ini, didalam sesi 1 tentang apa yang paling kita butuhkan, yaitu tertarik, menerima, cinta, setia dan mengampuni. Terkadang saya merasa bahwa tidak ada yang menguatkan saya dengan apa yang paling saya butuhkan, tetapi Tuhan menyediakan semua kebutuhan itu. Ketika saya merasa bahwa tidak ada yang terlalu indah dari diri saya sehingga saya tidak menerima kekurangan diri saya. Namun firman Tuhan menguatkan saya, ketika orang lain menolak saya, tetapi Tuhan menerima saya. Penerimaan Tuhan berbeda dengan penerimaan manusia, seburuk-buruknya diri saya, Tuhan tetap merangkul saya. Ketika saya memiliki sesuatu maka banyak orang yang setia kepada saya, tetapi ketika saya dalam kekurangan maka orang itu meninggalkan saya, tetapi Tuhan tetap setia kepada saya. Saya sangat ingin didoakan agar saya mampu mengampuni orang lain sepenuhnya dan tidak setengah-setengah. Mengenai kekudusan diri disaat berpacaran juga mengajarkan pada saya supaya berani berkata tidak untuk pergaulan bebas diluar pernikahan karena seks itu ciptaan Tuhan yang indah.

Reformasi Gulo

True Love Waits/ Cinta Sejati Menunggu, sesuatu hal yang baik dilakukan karena cinta itu butuh waktu untuk saling mengenal dan memahami pasangan sehingga dapat memilih pasangan dengan tepat dan tidak ada penyesalan apapun yang dialami ketika telah bersatu menjadi suami-isteri. Cinta itu suatu anugerah dari Tuhan yang ada dalam diri manusia karena itu cinta saya bukan dilakukan berdasarkan keinginan duniawi yang bisa membuat pribadi saya jatuh kedalam dosa, terutama “Seks.” Namun cinta dilakukan dengan menjaga kekudusan didalam Tuhan. Untuk mendapatkan cinta sejati hanya didasarkan dengan firman Tuhan dan mengutamakan Tuhan dalam kehidupan saya sebab cinta Tuhan jauh melebihi cinta manusia di dunia ini. Jadi pengenalan akan Kristus adalah jalan untuk mengalami cinta sejati. Inilah yang saya dapatkan dari Workshop True Love Waits Indonesia.

YSR

Sebuah moment yang begitu keren karena Seminar True Love Waits Indonesia seperti ini sangat jarang sekali diadakan atau jarang sekali dibahas di dalam gereja. Sangat bagus sekali jika menyampaikan materi TLW ini di Youth Camp. Saya sangat diberkati dengan hal-hal yang sering saya dengar, tetapi ternyata memiliki sesuatu pengertian, makna yang begitu mendalam bagi saya tentang cinta, pacaran dan seks yang kudus.

John Fiktor Dohona

Setelah saya mengikuti Workshop True Love Waits Indonesia ini maka membuat saya banyak belajar dan menyadari bahwa selama saya mengenal apa itu cinta, sungguh banyak kesalahan yang saya lakukan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan karena telah menyimpang dari yang sesungguhnya diinginkan oleh Tuhan. Namun saya sangat terberkati sekali dengan workshop ini, yaitu mencintai orang yang saya cintai dengan benar dan hidup kudus dihadapan Tuhan. Saya juga belajar tentang bagaimana mencintai pasangan dengan standar yang Tuhan tetapkan bagi setiap pasangan.

Rudy Prasetyo

Setelah saya mengikuti Workshop True Love Waits ini maka saya lebih mengerti dan memahami tentang apa itu cinta yang sebenarnya karena selama ini saya memiliki pengertian cinta yang mungkin sedikit melenceng dari apa yang tertulis dalam firman Tuhan. Dengan adanya workshop ini maka saya lebih jelas memahami cinta, seks dan ini penting karena konsep cinta yang benar akan mempengaruhi sikap dan tingkah laku saya terhadap pasangan saya. Banyak sekali berkat yang saya terima dan saya akan berkomitmen untuk membagikan berkat ini kepada teman atau orang lain dan saya akan menerapkan apa yang saya terima ini bagi diri saya sendiri maupun bagi pendamping hidup saya nantinya. Terima kasih True Love Waits untuk pelayanannya pada hari ini. GBU

Mewi Erwin Gea

Workshop TLW ini membuat saya mendapatkan banyak hal baru, ketika saya bercinta di bangku SMA atau berpacaran, tidak seperti yang saya dapatkan saat ini dari TLW. Dulu saya belum mempunyai pengertian cinta yang jelas, pacaran yang tidak jelaskarena saya belum memahami apa itu cinta yang sebenarnya. Ketika saya bertanya kepada teman saya tentang apa itu cinta?? Dia menjawab bahwa cinta itu buta dan pengorbanan, kemudian ada teman yang mengatakan bahwa cinta itu adalah penerimaan hidup. Hal inilah yang membuat banyak teman saya yang akhirnya mengorbankan segalanya demi cintanya. Dari hal tersebut saya selalu bertanya, apakah itu arti cinta yang sebenarnya?? Namun puji Tuhan dari mengikuti workshop ini maka saya baru mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya atau sebenarnya dan bagaimana menjalani cinta yang benar untuk mencapai tujuan, yaitu pernikahan. Saya mengharapkan perubahan dalam diri saya, terlebih-lebih dalam mencari orang yang menjadi pasangan hidup saya dan saya yakin ada rencana Tuhan yang lebih indah buat saya.

Citra Romauli Simanjuntak

Saya merasa sangat diberkati lewat Workshop True Love Waits yang begitu rupa kreatif cara penyampainnya dan banyak pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah saya dengar, khususnya dalam hal berpacaran yang baik. Saya semakin mengerti bahwa cinta sejati itu harus saling menerima dan rela menunggu atau sabar. Saya menyadari bahwa saya memiliki 5 bahasa kasih yang special dari Tuhan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan saya. Cinta sejati nyata bukan karena kita menuruti keinginan daging atau nafsu ketika pasangan kita menginginkan suatu kejahatan cinta dari kita, tetapi cinta sejati sabar menunggu waktu yang tepat dari Tuhan. Thanks. Gbu

Debiana Dewenti Migu

Saya sangat berterima kasih buat Workshop True Love Waits Indonesia karena telah memberikan banyak penjelasan yang bermanfaat dalam hidup saya. Walaupun saya belum merasa yang dinamakan cinta sejati, tetapi saya sangat diberkati dengan pelajaran TLW ini. Selama ini kepolosan yang saya miliki mungkin saja sia-sia karena mempunyai konsep yang salah akan cinta, tetapi saya akan merubah konsep yang salah dengan konsep yang sesuai dengan Alkitab. Sedikit kesaksian, saya pernah pacaran, tetapi saya tidak suka berbicara secara empat mata dan hanya berbicara lewat telepon, sms sehingga membuat saya mulai merasa tidak nyaman, akhirnya saya memutuskan untuk tidak berpacaran atau berpisah dengan dia. Hal ini membuat saya memiliki konsep bahwa cinta itu adalah cinta yang penakut sehingga saat ini saya tidak berpikir atau ingin untuk berpacaran lagi sekalipun ada yang mengganggu karena dia mau pacaran dengan saya. Namun dengan adanya Workshop TLW ini maka sedikit mengubah pikiran saya yang keliru tersebut, bagaimana cara melakukan cinta itu untuk kekasih masa depan saya dan bagaimana saya menjaga hidup kudus.

Masaria Laia

Sebelum saya dipanggil oleh Tuhan untuk bertobat maka hidup saya sangat menyakiti hati Tuhan lewat pikiran dan tingkah laku. Konsep saya tentang cinta hanya berlaku buat diri saya sendiri, tidak adanya kasih kepada sesama dan tidak pernah mengingat kepada Tuhan sang pemberi cinta itu. Setelah saya dipanggil oleh Tuhan seperti sekarang inipun masih ada konsep cinta yang salah tertanam dalam pikiran saya. Namun setelah saya mengikuti seminar TLW ini maka saya belajar untuk hidup kudus, harus menjaga kekudusan dalam seluruh aspek hidup, saya belajar untuk menerima diri, menerima orang lain, lebih sungguh mengasihi Allah, mengasihi sesama, orang lain seperti mengasihi diri sendiri dan harus belajar menjaga kekudusan dengan pasangan.

Oktavianus Kitu Rihi

Awalnya pada saat saya berpacaran, saya bingung bagaimana caranya saya dapat berpcaran dengan baik. Namun ketika saya mengikuti Workshop TLW ini maka saya dapat mengerti berpacaran dengan baik, definisi berpacaran, alasan saya berpacaran dan apa tujuan dari saya berpacaran. Bukan hanya itu saja yang saya dapatkan, tetapi masih banyak hal lain lagi diantaranya adalah berpacaran yang kudus menunggu sampai jenjang pernikahan, hubungan seks yang Tuhan inginkan ketika sudah menikah. Saya mengambil komitmen atau suatu keputusan untuk nantinya berpacaran yang kudus menuju kepernikahan yang dikehendaki oleh Tuhan. Inilah yang saya dapatkan dari penjelasan TLW dan telah diubahkan oleh Tuhan lewat Workshop TLW hari ini.

Apri Domiria Bani

Hal-hal yang saya dapat dalam mengikuti Workshop TLW Indonesia adalah di mana saya harus memilih pasangan hidup saya pada masa yang akan datang, pasangan yang setia, jujur, tidak sombong, pengertian, mau menerima saya apa adanya, takut Tuhan dan lain sebagainya. Oleh sebab itu dengan mempelajari materi TLW ini maka dalam berpacaran tidak seharusnya berciuman, tidak melakukan seks sebelum waktunya, tetapi harus menjalani pacaran yang kudus seperti yang dikatakan dalam Alkitab. Saya percaya bahwa cinta sejati itu pasti menunggu sampai saatnya saya masuk dalam jenjang pernikahan kudus didalam Tuhan.

Yuliawati Laia

Saya bersyukur kepada Tuhan atas kasih Tuhan dalam diri saya sepanjang mengikuti seminar TLW ini mulai dari awal sampai selesai sesi, semuanya sangat memberkati saya. Apa yang telah diajarkan hari ini bukan hanya sebatas omong kosong, tetapi sudah menjadi kenyataan. Dalam mencari pasangan hidup bukan hanya sebatas keinginan nafsu diri sendiri atau hanya menuntut pasangan kita untuk dia berbuat baik, tetapi menuntut berbuat baik itu harus dimulai dari diri kita sendiri barulah menuntut orang lain atau pasangan kita untuk berbuat baik. Saya juga diajarkan untuk berpikir dewasa dalam memilih pasangan ke depan supaya tidak salah memilih pasangan sesuai dengan firman Tuhan dalam 1 Korintus 13:4-7 dan bagaimana berpacaran yang sehat dengan selalu setia kepada pasangan. Saya juga berterima kasih kepada bapak, ibu dari Tim True Love Waits yang telah meluangkan waktunya untuk mengajarkan kepada kami materi TLW. Tuhan Yesus memberkati keluarga bapak, ibu sekalian.

 

 

 

 

Iklan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s